Cerbung
UJIAN CINTA Daunbuah.com Malam ini seperti malam-malam biasanya. Elena sendiri, di sana, di sofa yang empuk itu menanti kepulangan suaminya. Semilir angin masuk melalui celah-celah ventilasi membawa serta uap air dalam tiap hembusannya. Dingin menusuk kulit tidak dia pedulikan. Jarum jam bahkan telah melewati waktu tengah malam, namun sosok yang ia nanti tak juga terlihat batang hidungnya. “Tenang ya, Nak! Sebentar lagi pasti ayah pulang.” Dia mengusap perutnya yang buncit mencoba berkomunikasi dengan makhluk yang kini masih berada dalam rahimnya. Elena membelainya dengan lembut. Dia yakin, makhluk itu pasti bisa merasakan betapa dirinya sangat menyayanginya. Waktu terasa berjalan sangat lambat. Kelopak matanya mulai mengatup, seolah tak kuasa lagi untuk menahan beban beratnya. Ya,seperti beban berat yang kini harus ia tanggung hanya karena rasa cinta yang besar terhadap suaminya. Ini adalah malam kesekian kalinya ia tertidur di sofa empuk itu, tanpa ada kehanga...