Postingan

Kisah Masa SMA

CINTA LAYU SEBELUM BERKEMBANG Pernah dengar istilah cinta monyet? Pasti pernah dong! Katanya “cinta” ini kita alami saat masih berseragam. Dan biasanya nih, yang paling susah kita lupakan adalah “Cinta” di periode putih abu-abu. Aku termasuk salah satunya. Si pemilik “cinta” yang sudah layu bahkan sebelum berkembang. Aku ingat sekali, ketika kisah itu terjadi. Saat itu adalah tahun pertamaku di SMA. Aku melihatnya pertama kali pada saat masa Orientasi Sekolah. Dia, seperti cerita klasik SMA lainnya adalah salah satu kakak kelas yang juga pengurus OSIS di sekolahku. Dia cukup populer, dan aku terpesona pada pandangan pertama. Aku menyebutnya Arjuna, ya sebut saja begitu. Dia tidak terlalu tinggi, berperawakan sedang cenderung kurus, dan cukup manis, ah tidak-tidak..dia manis. Aku selalu suka melihatnya.Hari-hari selanjutnya, sudah bisa di tebak. Aku mulai membicarakannya setiap hari dengan sahabatku, meski aku tidak pernah cukup memiliki keberanian untuk mengajaknya bicara. Janganka...

Flash Fiction

Kubuka perlahan pintu rumahnya, akupun melangkah masuk. Pandanganku memindai ke setiap penjuru ruangan. Itu dia, Nesa. Sejam yang lalu ia menelpon, memintaku datang. Aku tahu betul yang sedang ia rasakan. Sejak kejadian kecelakaan yang merenggut kedua orangtuanya, ia berubah. Tak ada lagi senyum ceria seperti dulu, terlebih lagi setelah ia tahu tunangannya menikah dengan wanita lain. Ia pun merasa hidupnya sudah tak berarti lagi. Nesa, kulihat dia terduduk sendiri dimeja makan. Tangan kanannya terlihat mengiris sepotong daging dengan sebuah pisau, sedang tangan kirinya menahannya dengan garpu. Begitu lahap dia makan, aku lega. Setidaknya ini bisa menepis kekhawatiranku yang muncul sejak tadi. Tapi, tunggu... Kenapa dia berbicara sendiri?? Ini aneh ! "Nesa, kau sedang bicara dengan siapa? Tanya ku cemas. "Eh Dea, kamu sudah datang. Ayo sini, makan bareng dengan kami," jawabnya dengan penuh senyum. Kami?? Siapa yang Nesa maksud dengan kami? Sedangkan dia duduk sendi...

Sajak Cinta Sang Melati

CINTA MELATI Ketika hujan meneteskan rintiknya Ketika itu pula air mata itu mengalir Deras terhanyut bersama hujan Basahi persada yang kering kerontang Ketika hati teriris oleh tajamnya sikapmu Ketika itu pula aku berucap untuk berhenti, Berhenti tuk menyiksa diri Menghapus derita berselimut kebahagiaan Kata yang sering terucap dari bibirmu Manis, membuai hati ini ke angkasa Namun tak sadar, aku terbenam dalam keterpurukan Bersama manisnya perhatianmu Semakin dalam aku terbuai, Semakin dalam pula hati ini tergores Kau hebat, kau dipuja bak pangeran Mengapa harus memilih melati yang tumbuh dalam lumpur??? Apa karena wanginya? Atau karena putihnya? Atau mungkin karena suatu alasan yang tak bisa diungkapkan? Entahlah.. hati ini mereka-reka jawaban Namun tak jua menemukannya Tapi satu hal yang pasti, Semua ini adalah suatu kebodohan bagiku!! Eries, Dec 2013 Dreamland

Ungkapan Hati

EMBUN Setiap tetes embun yang jatuh kebumi Akan bisa menemukan jalannya sendiri Untuk sampai ke laut Tapi, tidak dengan diriku tanpamu Kau pernah menjadi kehidupan bagiku Layaknya oase ditengah padang pasir Yang mampu melenyapkan dahaga Bagi sang musafir Begitu berartinya dirimu untukku Ibarat air yang selalu meresap ke celah kecil Begitupun dirimu, Selalu ada disetiap aliran darahku Tetaplah menjadi setetes embun bagiku Yang selalu membasahi dedaunan Menyapaku setiap pagi dan memberi kesejukan Meski kau kan hilang kala mentari tlah bersinar Eries, Juli 2017

Bullying

JIWA YANG LELAH Tu..lit..tu..lit…tu..lit..tu..lit... Suara sirine itu meraung-raung memecah keheningan malam. Membuyarkan angan-anganku yang masih mengembara jauh entah kemana. Mencoba menelaah dengan teliti peristiwa yang telah terjadi beberapa menit yang lalu. Tiba-tiba raungan suara lainnya terdengar. Ya, kali ini giliran suara ambulance yang berteriak tak mau kalah dengan sirine itu. Entah kenapa keduanya terdengar seperti berbicara padaku. Seolah mereka sedang menghakimiku, mencaci maki aku, juga menertawakanku atas semua yang telah terjadi disini. Aaaarrrggghh…semua itu membuat kepalaku hampir meledak. “Selamat malam pak. Maaf, apa anda yang bernama Tommy Hadi Kusuma?” Tanya salah seorang polisi. “Ya betul, saya Tommy.” “Anda harus ikut kami ke kantor polisi untuk dimintai keterangan, karena andalah orang terakhir yang terlihat bersama dengan korban.” Aku pasrah membiarkan para polisi itu memborgol tanganku, lalu menggiringku masuk kedalam truk tahanan. Sirine itu tak terde...

Religi

SEMUA TERJADI ATAS KEHENDAK ALLAH Disuatu sore menjelang malam, seorang anak laki-laki yang mengenakan baju koko serba putih lengkap dengan pecinya tengah menyendiri, melamun, menyandarkan dagunya pada pagar teras sebuah surau. Pandangannya tajam, tertuju pada sekelompok anak laki-laki seusianya yang sedang asyik bermain bola dihalaman depan surau. "Faiz..kenapa kamu tidak ikut bermain dengan mereka?" kedatangan ustad Hari rupanya membuat Faiz terkejut. "Enggak ah ustad. Faiz males main..soalnya ada Andi." Jawabnya polos "Lho..memangnya kenapa dengan Andi? Kenapa kamu tidak mau bermain dengannya? Bukankah kita tidak boleh membeda-bedakan dalam berteman?" "Iya..Faiz tahu ustad, tapi Andi itu nakal. Selalu jahil dengan teman, dan kalau main pasti curang maunya menang sendiri, kalau tidak dituruti nanti bisa kena pukul sama dia." terang bocah itu dengan jujur. "Oh...jadi Andi itu nakal ya??" Ustad Hari menyimpulkan jawaban Faiz...

Kekaguman

UNTUKMU PRIAKU Mengagumimu.. Cukup dg memejamkan mata Menatapmu dalam gelap Dan mendengar lirih suaramu Terlintas bayang nyata Dalam dunia yg maya Yg menawarkan kedamaian Walau itu hanya semu Matamu, senyummu, dan segalanya Membuatku buta Meski menolaknya, tetap saja.. Hanya membuat duniaku semakin gila Tetaplah tersenyum.. Agar dunia ini bisa terus berputar Jadi... Jangan salahkan aku jika aku mengagumimu Jangan salahkan aku jika aku menyayangimu Maka jangan kau membenciku, Jika aku takkan bisa melepasmu Salahkan lah dirimu yg terlalu mudah utk kucintai Dan ingatlah saat-saat kita saling berkasih Maka kau akan sadar, Betapa indahnya semua itu Karena kita... Hanyalah pelengkap dari sebuah ruang yg kosong Walau kisah ini sekejap, Walau kau tak dapat kuraih, Aku selalu berharap padamu Aku percaya... Akan ada terang sesudah gelap Akan ada semi setelah gugur Akan ada pelangi setelah hujan Dan..akan ada bahagia setelah tangis sedih Aku percaya ha...